
Guru Ngaji Al-Qur’an Kota Malang Gelar Deklarasi: Pastikan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Aman dan Ramah Anak
MALANG – Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (DPC FKPQ) Kota Malang sukses menggelar deklarasi komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Kegiatan yang berlangsung khidmat pada Ahad (02/08/2026) di Aula Kementerian Agama Kota Malang ini dihadiri oleh ratusan perwakilan guru ngaji dan pengelola TPQ/TPA se-Kota Malang.
Acara strategis ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan otoritas keagamaan. Turut hadir Kabid Kesra Pemerintah Kota Malang, Achmad Sholeh, S.Pd., M.Si. mewakili Sekretariat Daerah Kota Malang, serta Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama Kota Malang, Drs. H. Sukirman, M.Ag.
Dalam sambutannya, Kabid Kesra Pemkot Malang, Achmad Sholeh, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif ini. Ia menyoroti bahwa peran guru ngaji Al-Qur’an saat ini memiliki tantangan yang sangat luar biasa dalam membentuk generasi bangsa yang beradab dan berakhlak mulia, khususnya bagi warga Kota Malang. Atas nama Pemerintah Kota Malang, pihaknya menyatakan sangat mendukung kegiatan Deklarasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Aman yang dipelopori oleh DPC FKPQ Kota Malang.
Senada dengan hal tersebut, Kasi PD Pontren Kemenag Kota Malang, Drs. H. Sukirman, M.Ag., turut menguatkan pentingnya momentum ini. Beliau menegaskan bahwa maraknya isu dan informasi kurang baik yang melanda lembaga pendidikan Islam akhir-akhir ini—termasuk pesantren—harus menjadi pelajaran berharga bagi para guru Al-Qur’an di Kota Malang, khususnya pengelola TPQ. Langkah cepat DPC FKPQ Kota Malang dalam membangun komitmen bersama melalui deklarasi ini dinilai sebagai strategi krusial untuk menjaga kepercayaan publik (public trust) terhadap pendidikan Al-Qur’an yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Mengawali sambutannya, Ketua DPC FKPQ Kota Malang, Ahmad Zain Fuad, S.Si., S.Pd., M.Pd., menyampaikan pandangan mendalam mengenai potret dan dinamika pendidikan Islam saat ini. Ia menegaskan bahwa guru ngaji Al-Qur’an merupakan ujung tombak pembinaan karakter generasi umat dan bangsa. Oleh karena itu, para pendidik Al-Qur’an wajib berkomitmen menjaga marwah nilai-nilai ajaran suci Al-Qur’an melalui pembentukan generasi yang berakhlak mulia.
Ahmad Zain Fuad mengajak seluruh guru ngaji untuk bersatu, menyatukan visi, dan terus menjaga kekompakan ukhuwah di tengah berbagai tantangan zaman.
“Kita tahu berbagai fitnah mulai menyerang lembaga-lembaga pendidikan Islam, termasuk pesantren. Berbagai kejadian yang terjadi akhir-akhir ini bukanlah sekadar kebetulan, melainkan bagian dari fitnah akhir zaman. Guru ngaji harus tanggap, beradaptasi dengan kondisi, serta berkolaborasi untuk berkembang dan berinovasi,” tegas Ahmad Zain Fuad.
Mengakhiri sambutannya, Ketua DPC FKPQ Kota Malang dengan lantang dan khidmat memimpin langsung prosesi pembacaan Deklarasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an “Ramah Anak, Bebas Perundungan, dan Kekerasan”. Pembacaan ikrar tersebut diikuti secara serentak dan penuh semangat oleh ratusan guru ngaji yang hadir mewakili seluruh lembaga pendidikan Al-Qur’an se-Kota Malang.
Adapun isi dari naskah deklarasi yang diikrarkan bersama tersebut memuat 5 komitmen utama:
DEKLARASI GURU AL-QUR’AN KOTA MALANG
“TPQ RAMAH ANAK, BEBAS PERUNDUNGAN DAN KEKERASAN”
Bismillahirrahmanirrahim,
Kami, Pengurus dan Guru Al-Qur’an Lembaga Pendidikan Al-Qur’an se-Kota Malang, di bawah naungan DPC FKPQ Kota Malang, berniat karena Allah SWT dan berikrar:
- Menjadikan TPQ/Lembaga Pendidikan Al-Qur’an sebagai tempat yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang santri.
- Menolak dan Memerangi segala bentuk perundungan (bullying), kekerasan fisik, verbal, maupun psikologis di lingkungan pendidikan Al-Qur’an.
- Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam mengajar dengan penuh kasih sayang, kelembutan, martabat, dan tanpa diskriminasi.
- Siap Menjadi Pelindung Santri serta membangun sistem pengawasan dan pengaduan yang aktif, tanggap, dan adil.
- Berkomitmen Membangun Generasi Qur’ani yang cerdas secara intelektual, unggul secara digital, dan bertakwa secara moral.
Semoga Allah SWT meridhoi niat dan ikhtiar kita bersama. Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin.
Setelah pembacaan deklarasi, rangkaian acara dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen komitmen bersama oleh seluruh peserta deklarasi, yang juga disaksikan dan ditandatangani langsung oleh pihak Kementerian Agama Kota Malang (PD Pontren) serta Bagian Kesra Secretariat Daerah Kota Malang sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah daerah.







