
MALANG – Lima tahun berpindah dari satu rumah ke rumah lainnya, para guru Al-Qur’an di Kota Malang akhirnya bisa bernapas lega.
Rabu (4/12/2025) menjadi hari bersejarah ketika Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (DPC FKPQ) Kota Malang resmi menempati sekretariat baru di Islamic Centre, hadiah istimewa dari Pemerintah Kota Malang.
Serah terima kunci berlangsung penuh rasa syukur dan haru. Ketua DPC FKPQ Kota Malang, Ahmad Zain Fuad, menyebut momen ini sebagai bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap para pejuang pendidikan Al-Qur’an.
“Ini bukan sekadar gedung, tapi simbol hadirnya negara untuk para guru Al-Qur’an,” ungkapnya.
Dari Proposal 2021 hingganTerwujud 2025
Perjalanan menuju sekretariat ini bukan perkara singkat. Proposal permohonan telah diajukan sejak 5 Mei 2021 kepada Wali Kota Malang. Selama lima tahun, roda organisasi tetap berputar meski tanpa kantor tetap—berpindah dari rumah ke rumah pengurus.
Kepala Bidang Bina Spiritual Kesra Setda Kota Malang, Isnan, menyebut penggunaan sekretariat untuk penggerak pendidikan Al-Qur’an ini sebagai investasi spiritual bagi Pemerintah kota Malang.
“Jumlah lembaga pendidikan Al-Qur’an di Malang bahkan lebih banyak dari sekolah formal. Peran FKPQ sangat vital dalam menjaga ruh keagamaan masyarakat,” !tegasnya.
Didukung Penuh Kemenag Kota Malang
Dukungan juga datang dari Kantor Kementerian Agama Kota Malang. Kepala Kemenag, Gus Achmad Shampton, SHI, M.Ag., berharap keberadaan sekretariat ini menjadi pemantik semangat baru. “Semoga ini menjadi pelecut bagi FKPQ untuk terus berkarya dan memberi dampak nyata bagi pembinaan Al-Qur’an di Kota Malang,” tuturnya.
Lebih dari Sekadar Kantor
Bagi FKPQ, sekretariat ini bukan hanya ruang administrasi. Selama ini, mereka menjadi garda terdepan pembinaan Al-Qur’an—mulai dari peningkatan kualitas metode mengajar, pemberdayaan ekonomi ustadz-ustadzah, pembinaan marbot masjid, hingga para imam.
Ahmad Zain Fuad berharap keberkahan terus mengalir bagi Kota Malang. “Semoga Malang semakin makmur dan religius. Apalagi kini ada perhatian berupa insentif bagi guru ngaji,” ujarnya.
Dengan markas tetap di jantung Islamic Centre, serta dukungan penuh dari Pemkot dan Kemenag, FKPQ Kota Malang kini siap melangkah lebih jauh. Masa berpindah-pindah telah usai — saatnya menorehkan karya yang lebih besar untuk peradaban Al-Qur’an di Kota Malang.





